Kulangkahkan kakiku keluar kamar, memasuki ruang makan yang sudah tercium bau makanan lezat. Perutku sudah tak bisa di kompromi. Tetapi.. Siapa yang masak makanan seharum ini? Bukankah Niken dan Rara tadi masih tidur dikamar kami? Langkah kaki aku percepat, aku melihat seseorang berdiri dibalik meja dapur. Wajahnya terlihat buram, konsentrasi melihatku belum terkumpul 100 persen. Aku baru bangun beberapa detik lalu.
Rabu, Juni 19, 2013
Emir Love Story: "Memories" - PART 3
Kulangkahkan kakiku keluar kamar, memasuki ruang makan yang sudah tercium bau makanan lezat. Perutku sudah tak bisa di kompromi. Tetapi.. Siapa yang masak makanan seharum ini? Bukankah Niken dan Rara tadi masih tidur dikamar kami? Langkah kaki aku percepat, aku melihat seseorang berdiri dibalik meja dapur. Wajahnya terlihat buram, konsentrasi melihatku belum terkumpul 100 persen. Aku baru bangun beberapa detik lalu.
Senin, Juni 17, 2013
Emir Love Story: "Memories" - PART 2
Menurutku
ini sudah direncanakan! kursi supir diisi Bima, disamping dia Aldi. Mereka
sibuk memerhatikan jalan. Sementara dibagian belakangku Niken dan Rara
berbicara soal majalah tebal bertulisan Vogue dibagian cover. Ngerti apa aku?! Dan
disinilah aku duduk, dibar bagian tengah, bersebelahan dengan Emir. Aku hanya
bisa diam menatap kaca disamping kiriku, sejak tadi, aku bingung harus membuka
pembicaraan dari mana. Meski aku–Jujur–Aku kangen banget sama orang
disebelahku ini.
Jumat, Juni 14, 2013
Emir Love Story: "Memories" - PART 1
Because nothing makes Me happier and nothing makes Me sadder than You.
Subject: Good News!
From: Emir Mahira
To : Angelina Vanny.
To : Angelina Vanny.
Vanny! Masih ingat aku kan?
Gimana kabarmu di Indonesia? Gimana temen-temen? Rara sama Bima masih berantem? Kalo Niken sama Aldi gimana? Aku ketinggalan banyak banget ya? Hahahaha :))
Aku kangen Indonesia!
Aku kangen temen-temen disitu! Termasuk kamu..
Aku kangen temen-temen disitu! Termasuk kamu..
Kamu kangen aku gak? *coughing*
Kalau, Iya. Sabtu sore besok kamu ke Soeta ya!
See you Vanvan! :)
Senin, Juni 10, 2013
"Troublemaker" - Fan Fiction Emir Mahira
"You wanna know who I'm in love with? Read the first word again."
Sinar matahari yang masuk melewati celah fentilasi jatuh tepat
pada kelopak mata, seakan-akan menyapa seorang wanita yang masih terbaring di
ranjangnya. Dinginnya AC terasa seperti menusuk kulit, ia pun terbangun. Nyawa
wanita ini belum utuh sepenuhnya, sampai sebuah suara nyaring dari handphonenya
membangunkannya.
Jumat, Mei 31, 2013
"Love is Like a Puzzle" - Fan Fiction Emir Mahira
"Love is like a puzzle. When
you're in love, all the places fit. But when your heart gets broken, it takes a
while to get everything back together"
"Love is like a puzzle. When
you're in love, all the places fit. But when your heart gets broken, it takes a
while to get everything back together"
Seorang gadis berparas
cantik terbangun didepan laptopnya. Tertulis sejumlah angka di laptop yang
masih menyala itu, 07.47 . Tanpa berkata-kata, gadis ini segera berganti
pakaian seragam. Dengan tas yang digendong, dan berlembar-lembar kertas
ditanganya, ia menuju lobby apartment. Tak seperti biasanya, suasana di
lobby kali ini sangat ramai. Seorang dari gerombolan orang itu tak
sengaja menabrak gadis yang baru saja bangun dari tidurnya. Brukkkkk.. Ia
jatuh begitu pula kertas-kertas karya ilmiah yang telah disusunnya dengan
rapih sejak kemarin malam.
|
Langganan:
Postingan (Atom)